Universitas Gadjah Mada

Login Portal Akademik

Fakultas Kedokteran

Universitas Gadjah Mada


Kedokteran

Dekan: Prof. Dr. dr. Hardyanto Soebono, Sp.K(K)

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan
dr. Iwan Dwiprahasto, M.Med.Sc., Ph.D
Wakil Dekan Bidang Administrasi, Keuangan dan Sumber Daya Manusia
Prof. dr. Suhardjo, S.U., Sp.M(K)
Wakil Dekan Bidang Riset, Pengembangan dan Pascasarjana
Prof. dr. Sofia Mubarika Harjana, M.Med.Sc., Ph.D.
Buka situs Fakultas
http://www.fk.ugm.ac.id

A. Pengantar

Fakultas Kedokteran UGM merupakan salah satu Fakultas Kedokteran tertua di Indonesia, dimulai sejak 5 Maret 1946. Pada tahun akademik 1992/1993 Fakultas Kedokteran UGM mulai menerapkan kurikulum baru pendidikan dokter disesuaikan dengan kurikulum fakultas, dengan strategi pembelajaran PBL (belajar berdasar masalah).
Mulai tahun akademik 2003/2004, kurikulum terintegrasi (tersusun dalam 22 blok) dengan strategi PBL akan mulai diterapkan. Dengan sistem ini lama pendidikan dokter adalah 5 tahun. Satu tahun tambahan untuk internsbip di Rumah Sakit untuk mendapatkan lisensi praktek. .

B. Visi dan Misi Fakultas Kedokteran UGM

Visi

Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada pada tahun 2010 menjadi pusat unggulan tingkat dunia pada bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat meialui suatu proses yang efisien dan terintegrasi, didukung oleh sumberdaya manusia yang profesional dan bertanggung jawab, untuk menghasilkan dokter dan tenaga kesehatan yang berkualitas, mampu bersaing di era global, beretika dan humanis. .

Misi

  1. Pendidikan: meningkatkan mutu pendidikan, penelitian dan pelayanan kesehatan melalui sistem yang terpadu dengan memanfaatkan tenaga-tenaga professional serta menerapkan manajemen yang efisien dan akuntabe
  2. Penelitian: Memacu aktivitas-aktivitas penelitian di Lingkungan Fakultas Kedokteran UGM yang memiliki daya ungkit bagi pengembangan mutu pendidikan dan pelayanan kesehatan dengan memanfaatkan IPTEKDOK terkini.
  3. Pelayanan: Mengupayakan pelayanan pendidikan (pelatihan, konsultasi) pelayanan kesehatan, pelayanan penelitian dalam rangka memenuhi kebutuhan pelayanan pengabdian masyarakat yang didukung tenaga-tenaga professional dengan mengacu standar tingkat nasional dan internasional.
  4. Sumber Daya Manusia: Meningkatkan kualitas dan kuantitas staf edukatif dan non edukatif dalam proses belajar mengajar; serta meningkatkan staf edukatif yang berkualifikasi doktor dan guru besar yang mampu mengembangkan disiplin ilmu yang berkaitan dan tersebar secara professional di semua bagian.
  5. Fasilitas: Menyediakan fasilitas yang memadai untuk mendukung kegiatan pendidikan, pelatihan dan pelayanan kesehatan.

C. Program Studi

  1. PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER
  2. PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN
  3. PROGRAM STUDI GIZI KESEHATAN
  4. PROGRAM D IV PERAWAT PENDIDIK (PP) 0 Program Khusus D IV Bidan Pendidik


a. Program Studi Pendidikan Dokter

Program Studi: Pendidikan Dokter

Jumiah SKS yang harus ditempuh mahasiswa 187 SKS (S. Ked/ Dokter) Lama Studi 1 0 semester ( 7 semester untuk kegiatan tutorial dan 3 semester untuk rotasi I

Tujuan Pendidikan

Tujuan pendidikan dokter di Indonesia ialah mendidik mahasiswa melalui proses belajar menyelesaikan suatu kurikulum, sehingga mempunyai cukup pengetahuan, ketrampilan dan sikap untuk:
  1. Melakukan profesi kedokteran dalam suatu sistem pelayanan kesehatan sesuai dengan kebijaksanaan umum pemerintah yang berlandaskan Pancasila, mencakup :
    • Mengenai, merumuskan dan menyusun peioritas masalah kesehatan masyarakat sekarang dan yang akan datang, serta berusaha dan bekerja untuk menyelesaikan masalah - masalah tersebut melalui perencanaan, implementasi, dan evaluasi program-program yang bersifat promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif
    • Memecahkan masalah kesehatan penderita dengan menggunakan pengetahuan, ketrampilan, klinik dan laboratorium serta observasi dan pencatatan yang baik untuk mengidentifikasi, mendiagnosa, melakukan tindakan medik, melakukan usaha pencegahan, meminta konsultasi, mengerjakan usaha rehabilitasi masalah kesehatan penderita dengan berlandaskan etika kedokteran, serta meningkatkan aspek jasmani, rohani dan sosio budayanya.
    • Memanfaatkan sebaik-baiknya sumber tenaga lainnya dalam meningkatkan kesehatan masyarakat
    • Bekerja selaku unsur pimpinan dalam suatu rim kesehatan
    • Menyadari bahwa sistem pelayanan kesehatan yang baik adalah suatu faktor penting dalam ekosistem yang dapat meningkatkan kesehatan masyarakat
    • Mendidik dan mengikutsertakan masyarakat untuk meningkatkan taraf kesehatannya.
    • Senantiasa meningkatkan dan mengembangkan diri dalam segi ilmu kedokteran sesuai dengan bakatnya, dengan berpedoman pada pendidikan sepanjang hayat.
    • Menilai kegiatan profesinya secara berkala, menyadari periunya menambah pendidikannya, memilih sumbersumber pendidikan yang sesuai serta menilai kemajuan yang telah tercapai secara kritis
    • Mengembangkan ilmu kesehatan, khususnya ilmu kedokteran dengan ikut serta dalam pendidikan dan penelitian, serta mencari penyelesaian masalah kesehatan penderita, masyarakat dan sistem pelayanan kesehatan, khususnya pelayanan/asuhan medis.
    • Memelihara dan mengembangkan kepribadian dan sikap yang diperlukan untuk kelangsungan profesinya seperti int'egritas, rasa tanggung jawab, dapat dipercaya serta menaruh perhatian dan penghargaan terhadap sesama manusia, sesuai dengan etika kedokteran.
    • Berfungsi sebagai anggota masyarakat yang kreatif, produktif, dan bersikap terbuka, dapat menerima perubahan dan berorientasi ke masa depan serta mendidik dan mengajak masyarakat kearah sikap yang sama.

Strategi pembelajaran tahun 2003 yang dilaksanakan pada Program Reguler (media Bahasa Indonesia ) dan Program Internasional (media Bahasa Inggris) menggunakan strategi Problem Based Learning (PBL) dengan system blok yang terintegrasi (ekuivalen dengan 152 SKS). Kegiatan belajar terdiri dari Tutorial 40%, Kuliah 60%, Praktikum Ketrampilan Medik. dan Praktikum Bagian (data PBL terlampir). Setiap blok berlangsung selama 7 minggu termasuk 1 minggu untuk ujian. Setiap semester berlangsung proses belajar yang ekuivalen dengan 20-24 SKS.

Jenjang Pendidikan Pelaksanaan Sistem blok terintegrasi adalah:

Tahun I : Tersusun atas 6 blok:
Blok I: Learning Competencies and Medical Information Technology (Ba-hasa Inggris, Filsafat Kedokteran, Ketrampilan belajar)
Blok II: Premedical Sciences (Fisika Ked., Biologi Ked., Kimia Ked., Genctika Ked., Antropologi)
Blok III: Biomedical Sciences I
(Anatomi, Biokimia, Fisiologi, Histologi)
Blok IV: Biomedical Sciences II (Biokimia Ked., Anatomi, Fisiologi, Histologi
Blok V: Public Health, Community Medicine and Enterpreunership (Sosial Ked., Epidemiologi Minik, Ked. Komunitas, 1. Kes. Masyarakat)
Blok VI: Bioethics and Medical Humanities (Agama, Etika & Hukum Ked. Filsafat Ked., Ked. Jiwa, Anestesiologi & Reanimasi)
Tahun II tersusun atas 6 blok:
Blok VII: Life-Cycle 6Erderly-Geriatiics (Anatomi, Fisiologi, Kes. Anak, Radiologi, Farmakologi, Ked. Jiwa, Kebidanan & Kandungan, Kes. Masyarakat,Farmakologi Klinik, Peny. Dalam, Genetika Ked. Antropologi)
Blok VIII: Immunology, Inflamation, Infection and Tropical Medicine (Biokimia Ked., Peny. THT, Parasitologi, Patologi Anatomik, Mikrobiologi, Histologi, Fisiologi, Patoloffi Klinik, Kes. Anak, Farmakologi, Kulit & Kelamin, Peny. Dalam, Kebidanan & Kandungan,
Farmakologi Klinik, Peny. Saraf,
Blok IX: Degenerative, Regenerative process and Neoplasm (Peny. Mata, Mikrobiologi, Patologi Anatomik, Farmakologi, Ilmu Bedah' Radioterapi, Peny. Saraf, Kebidanan & Kandungan, Epidemiologi KJinik, Kes. Masyarakat, Radiologi, Farmakologi Kjinik, Kes. Anak
Blok X: Locomotion and Muscolusceletal (Anatomi, Fisiologi, Histologi, Farmakologi, Bedah Ortopedik, Kes. Masyarakat,Peny. Dalam, Radiologi, Kes. Anak)
Blok XI: Digestion (Gastro) andabsorbtion (Biokimia Ked., Parasitologi, Anatomi, Patologi Anatomik, Mikrobiologi Histologi, Kes. Ana-k, Ked. Kchakiman, Patologi KJinik, Bedah Digesti, Farmakologi, Kes.Masyarakat, Radiologi,Peny. Dalam, Cizi Kedokteran)
Blok XII:Cardiovascular System & Lungs / Respiratory (Biokimia, Anestesiologi, THT, Anatomi, Patologi Anatomi, Fisiologi, Mikrobiologi, Histologi, Kes. Anak,Ked. Kehakiman, Patologi KJinik, Farmakologi, Peny.Dalam, Radiologi. Farmakologi KJinik, Bedah Thorax)
Tabun III: tersusun atas 6 blok:

Blok XIII Hematology, Bleeding & Lymphoid Tissue (Histologil Patologi Klinik, Parasitologi, Ilmu Kes. Anak, Kebidanan dan Kandungan, Peny. Dalam, Patologi Anatomik, Fisiologi) Blok XIV Nephrology, Urology & Body Fluid (Biokimia, Patologi Anatomi, Histologi, Patologi Klinik, Bedah Urologi, Farmakologi, Peny. Dalam, 1. Kes. Anak, Mikrobiologi, Modul Discharge) Blok XV Endrocrine d-Metabolism (Biokimia Ked., Patologi Minik, Farmakologi, Patologi Anatomik, Kebidanan dan Kandungan, Peny. Dalam, Histologi, Fisiologi, Ilmu Bedah, Gizi Kedokteran) Blok XVI Reproduction Health d. Diseases (Anatomi, Patologi Anatomik, Fisiologi,Histologi, Parasitologi, Ked. Kchakiman, Patologi I
Tahun IV: tersusun 4 Blok:

Blok XIX Medical Science c@ Technology (Biostatistik, Metodologi Penelitian, Radiologi, Fisika Kedokteran) Blok XX EL-ctives and research Activity (Elective, Ilmu Kesehatan Masyarakat) Blok )W Emergency Medicine 6. Traumatology (Anestesiologi, 1. Peny. Mata, THT, Ked. Kehakiman, 1. Kes. Anak, Farmakologi, I. Ked. Jiwa, Farmasi Ked., 1. Peny. Syaraf, Kebidanan dan Kandungan, Farmakologi Klinik, Ilmu Bedah, I. Penyakit Dalam) Blok =I International Health Management d. New Emerging Infection Diseases (Peny. Mata, Parasitologi, Fisiologi, Mikrobiologi, Patologi Klinik, Ked. jiwa, Ked. Kehakiman, Farmakologi, I. Kes. Masyarakat, Farmakologi KJinik, Farmasi Kedokteran)


Lulus Sarjana Kedokteran (S- 1) sekaligus lulus sebagai dokter diteruskan dengan internship untuk menjadi dokter yang berlisensi untuk praktek sebagai dokter umum. Untuk menjadi seorang Dokter yang mempunyai lisensi, mahasiswa harus mengambil 187 SKS.

b. Program Studi Ilmu Keperawatan

A. Pengantar

Program Studi Ilmu Keperawatan (PSIK) merupakan Program Pendidikan Akademik Profesional yang berorientasi pada: "Community Oriented Nursing Education" dan menerapkan kemaj uan IPTEKDOK yang relevan dengan kebutuhan saat ini. PSIK terdiri dari jalur A (reguler) dan Jalur B (swadaya) dengan salah satu tujuan pendidikan menghasilkan Ners yang diupayakan agar lulusan sepenuhnya dapat melakukan usaha penanganan masalah kesehatan dengan pendekatan pelayanan kesehatan professional (Professional Health Care), baik di pelayanan kesehatan Rumah Sakit, di Masyarakat maupun di Institusi Pendidikan dan berkemampuan manajerial di bidang keperawatan yang handal, berstandart, etis, humanis berbudaya. Sejak berdirinya tahun 1998, PSIK FK UGM sudah menerapkan inovasi pendidikan dalam proses pembelajarannya yaitu dengan menerapkan metode Problem Base Learning (PBL) dan metode Konvensional. Direncanakan pada tahun 2005 PSIK FK UGM sudah menerapkan PBL penuh. .

B. Tujuan Pendidikan Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran UGM

Program Studi Ilmu Keperawatan FK UGM bertujuan menghasilkan lulusan yang memiliki kualifikasi pengetahuan, ketrampilan dan sikap untuk:
  1. Melakukan tugas profess keperawatan dalam sistem pelayanan kesehatan sesuai dengan kebijakan pemerintah, yang mencakup:
    • Mengenal, merumuskan dan menyusun prioritas masalah keschatan masyarakat, khususnya keperawatan sekarang dan yang akan datang, serta berusaha dan bekerja untuk menyelesaikan masalah~masalah tersebut melalui perencanaan, implementasi dan evaluasi program-program yang bersifat promotif, present, kuratif dan rehabilitatif
    • Mampu bekerjasama secara efektif dan efisien dalam satu rim kesehatan
    • Mampu mengelola pelayanan kesehatan terutama keperawatan untuk masyarakat yang handal, berstandart, etis, humanis berbudaya.
    • Mampu bekerja selaku unsur pimpinan dalam suatu rim keschatan
    • Mendidik dan mengikutsertakan masyarakat dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
  2. Meningkatkan dan mengembangkan diri dalam bidang keperawatan sesuai dengan asas belajar seumur hidup
  3. Mengevaluasi kegiatan profess keperawatan secara berkala, menyadari keperluan untuk menambah pendidikannya, memiliki sumber-sumber pendidikan yang selaras dan mengevaluasi kemajuan yang telah dicapai secara kritis.

c. Program Studi Gizi dan Kesehatan

Untuk menjawab tantangan dan kebutuhan akan tenaga ahli gizi berstrata S 1 di Indonesia, FK UGM mulai T.A. 2003/2004 membuka Program Studi Gizi Kesehatan. .
A. Tujuan

Tujuan umum:

Program Studi S 1 Gizi Kesehatan FK-UGM didirikan untuk menghasilkan Sarjana Cizi Kesehatan yang mempunyai kemampuan ilmiah dan kemampuan praktis dalam mengatasi permasalahan kesehatan yang berkaitan dengan gizi. .
Tujuan khusus:

Secara khusus Program Studi Gizi Kesehatan bertujuan meluluskan Sarjana Cizi Kesehatan yang:
  • .Mempunyai pengetahuan yang memadai tentang dasar-dasar ilmu Gizi Kesehatan dan makanan serta kaitannya dengan kesehatan serta pengetahuan dan ketrampilan praktis mengenai epidemiologi gizi, penelitian status gizz, antropology gizi, psikology pzi, ekonomi gizz, demografi gizi, pendidikan perzlaku gizz dan terapi gizi serta ilmu lainnya yang dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan pemecahan masalah gizi yang ada;
  • Mampu merancang dan melakukan penelitian yang berkaitan dengan permasalahan gizi dan upaya penanggulangannya dengan memanfaatkan perkembangan ilmu dan teknologi yang berkaitan dengan masalah gizi dan kesehatan;
  • Mampu merancang dan melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat khususnya dalam program kesehatan guna menaggulangi permasalahan gizi dan kesehatan
B. Gelar Kesarjanaan

Gelar dari sarjana lulusan Program Studi Gizi Kesehatan adalah Sarjana Gizi.


(Sumber: Buku Panduan Akademik)

Alamat: Sekip, Jogjakarta 55281
Telepon: (0274) 902500 - 902505, 560300
Fax.: (0274) 581876 Email: fku@ugm.ac.id