Contact Us
Webmail
Publikasi Media
Direktori Bahasa Indonesia
English

Seminar Purna Bakti Guru Besar Sejarah Prof Dr Suhartono

Kategori :

Jurusan Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya UGM, pada hari Kamis 10 Agustus 2006 menggelar seminar bertema “Sejarah Sosial Perkembangan Dan Kekuatan” di fakultas setempat.

Seminar yang dibuka Dekan FIB Prof Dr Syamsul Hadi ini, sekaligus menandai purna bakti guru besar sejarah FIB UGM Prof Dr Suhartono.

Selain Sang Begawan Sejarah Prof Sartono Kartodirdjo, tampak hadir Ketua Jurusan Ilmu Sejarah UGM Drs Ahmad Adaby Darban SU, Prof Dr Bakdi Soemanto, Prof Dr Sjafri Syairin MA, rekan-rekan Jurusan Ilmu Sejarah UGM, mantan murid dan para kolega.

“Pada hari ini secara Formal-Kepegawaian Pak Hartono telah purna tugas alias pensiun. Namun secara kolegial, terutama dalam mendidik generasi muda dan pengembangan ilmu pengetahuan, dia tetap bersama kita, yaitu mengabdi kepada bangsa dan negara melalui jalur ‘Ikut Mencerdaskan Kehidupan Bangsa”, ungkap Ahmad Adaby Darban dalam sambutannya.

Sebelum terlambat, Ketua Jurusan Sejarah FIB UGM mengingatkan perlu perhatian terhadap upaya kaderisasi sejarawan di Indonesia, baik secara kualitas maupun kuantitas.

“Sebaiknya dosen guru Ilmu Sejarah diperbanyak serta ditingkatkan mutu intelektualitasnya dengan kompetensi yang jelas”, tambah Pak Adaby.

Kata dia, perlu adanya revitalisasi dan pemandangan kembali kompetensi pendidikan sejarah dalam menghadapi tantangan jaman kedepan.

“Dengan demikian atmosfer akademik dalam keilmuan sejarah tetap actual dan memberikan kontribusi positif bagi pendidikan bangsa Indonesia di masa kini dan masa yang akan dating”, tandas Pak Adaby.

Sementara itu, Prof Suhartono dalam orasinya mengatakan bahwa sejarah sering disebut art and science (seni dan ilmu). Disebut art karena sastralah yang dominan, yaitu penggunaan narasi.

“Bapak sejarah Herodotus mengatakan bahwa sejarah adalah story-telling atau bercerita yang kemudian sejarah dimasukkan dalam ilmu kemanusiaan atau humaniora. Sejarah sebagai ilmu karena mempunyai metodologi penelitian imiah yang dapat dipertanggungjawabkan. Karena kajiannya adalah manusia maka sejarah masuk dalam ilmu social seperti sosiologi, anthropologi, ekonomi, politikologi, psikologi dan geografi”, ujar Suhartono dalam makalah “Sejarah Sosial Perkembangan dan Kekuatan”. (Humas UGM).