Contact Us
Webmail
Publikasi Media
Direktori Bahasa Indonesia
English

FEB UGM Segera Launching Penelitian dan Pelatihan Ekonomika dan Bisnis

Kategori :

YOGYAKARTA-Lembaga-lembaga penelitian di tingkat fakultas, seperti PPA (akuntansi), PPE (ekonomi), PPM (manajemen), dan kegiatan serupa, misalnya CGCG (Center of Good Corporate Governance), tax center, Syariah Center, UKM Center, dan pusat pelatihan bahasa, nantinya akan segera dilebur menjadi satu lembaga penelitian baru, yaitu Penelitian dan Pelatihan Ekonomika dan Bisnis (P2EB).

Keberadaan P2EB akan diluncurkan bertepatan dengan pelaksanaan Seminar Nasional “Kajian terhadap Perekonomian Indonesia: Perspektif Makro, Fiskal, dan Mikro” dalam rangka lustrum ke-11 Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UGM. Acara akan bertempat di Hotel Hyatt. Peserta seminar meliputi mahasiswa, akademisi, dunia usaha, pengamat, dan masyarakat umum. “Dalam seminar nasional tersebut, nantinya juga akan diumumkan/di-launching pembentukan lembaga penelitian baru di FEB, yakni P2EB,” jelas Direktur P2EB FEB UGM, Anggito Abimanyu, Selasa (21/9).

Anggito menambahkan fokus kajian dari P2EB sejauh ini belum banyak dilakukan oleh lembaga penelitian lain, seperti perubahan iklim, ekonomi syariah, UMKM hingga kebijakan publik dan aspek governance, baik di sektor publik maupun swasta. Beberapa hal itu merupakan topik mainstream (arus utama) yang menjadi tema-tema penting di dalam perubahan konstelasi perekonomian global dan nasional. “Topik-topik mainstream itu nanti juga akan banyak dibahas di dalam seminar,” katanya.

Dicontohkan Anggito tentang topik mainstream, misalnya kebijakan impor beras akibat stok beras terbatas dan mahal disebabkan iklim yang tidak menentu hingga kebijakan Indonesia mengenai ekonomi syariah yang belum maksimal. Khusus mengenai ekonomi syariah ini, Anggito juga mendesak agar UGM nantinya bisa mengembangkan program studi/konsentrasi serta SDM-nya. “Kita akui untuk semacam program studi maupun ahli UGM belum banyak memiliki, bahkan tidak punya,” aku Anggito.

Acara yang akan diadakan pada 23 September ini direncanakan menghadirkan beberapa pembicara, antara lain mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menko Perekonomian Hatta Radjasa. Selain itu, para alumni UGM yang telah banyak berkiprah di masyarakat, seperti Budi Rochadi (Deputi Gubernur BI), Mardiasmo (Kepala BPKP), Prasetyono Malangyudo (Deputi Kepala Bappenas), Khresno Sediarsi (Direktur Bank Mandiri), Anies Baswedan (Rektor Paramadina), Freddy Saragih (Kementerian Keuangan), Hendry Saparini (Econit), dan para dosen FEB. “Talkshow menurut rencana akan dihadiri pula oleh mantan Wapres Jusuf Kalla dan Menko Perekomomian Hatta Radjasa,” tambah Anggito. (Humas UGM/Satria).