Contact Us
Webmail
Publikasi Media
Direktori Bahasa Indonesia
English

Indonesian Student Orienteering Competition 2012

Kategori :

Student Asssociation Of Remote Sensing and Geography Information System (STARGIS) Himpunan Mahasiswa Sekolah Vokasi Jurusan Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografi Universitas Gadjah Mada bekerjasama dengan Federasi Orienteering Nasional Indonesia menggelar Indonesian Student Orienteering Competition 2012 yang disingkat ISOC 2012. Kegiatan diikuti 60 peserta siswa dan siswi SMA/ sederajat dari berbagai kota di Indonesia, seperti Padang, Tangerang, Sragen, Yogyakarta, Magelang, Kebumen, Solo dan kota-kota lainnya.

ISOC 2012 dibuka Presiden Federasi Orienteering Nasional Indonesia, Lettu. Inf. Taufiq Utama didampingi Plt Direktur Sekolah Vokasi Ir. Hotma Prawoto MT. Serangkaian kegiatan ISOC diantaranya yang dilakukan seminar “Go Orienteering!” dan Coaching Clinic pada tanggal 14 Juli 2012 yang diadakan di Auditorium Merapi, Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada, dan dilanjutkan Kompetisi “O” di Laboratorium Geospasial Pesisir Parangtritis pada tanggal 15 Juli 2012.

Taufiq Utama menjelaskan ISOC 2012 bertemakan “Go Orienteering”, penyelenggaraan kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan olahraga orienteering sekaligus mensosialisasikan pentingnya sebuah peta. Orienteering itu sendiri merupakan olahraga dimana seorang runner harus mengunjungi titik-titik kontrol yang ada di peta. "Peta yang digunakan dalam orienteering adalah peta khusus orienteering," jelasnya di Kampus UGM, Rabu (18/7) memberikan keterangan.

Kegiatan seminar “Go Orienteering!” mendatangkan pembicara Julian Ch. Manoppo selaku O-Teacher dari International Orinteering Federation. Dalam seminar ini dilaksanakan pula Coaching Clinic, berupa simulasi orienteering untuk peserta seminar di lingkungan Fakultas Geografi Unversitas Gadjah Mada.

Terkait kegiatan Kompetisi “O” yang diadakan di Laboratorium Geospasial Pesisir Parangtritis, Kepala Laboratorium Geospasial Pesisir Parangtritis Drs. A. Ari Dartoyo, M.Eng mengatakan kompetisi “O” sudah menggunakan kartu kontrol elektronik yang disebut Dibber dan stasiun kontrol elektronik dan sistem penjuriannya dilakukan secara komputerisasi. "Tim juri terdiri Julian Ch. Manoppo selaku O-Teacher dari International Orinteering Federation, Kusworo Rahadyan selaku Sekretaris Jendral di Federasi Orienteering Nasional Indonesia dan beberapa mahasiswa jurusan PJ dan SIG Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada," kata Ari Daryono. (Humas UGM/ Agung)