Contact Us
Webmail
Publikasi Media
Direktori Bahasa Indonesia
English
Kategori :

Biaya Pendidikan dan Beasiswa


Penyelenggaraan program pendidikan di Perguruan Tinggi, termasuk UGM, memerlukan pembiayaan yang memadai untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas yang sudah dicapai sampai saat ini.

Untuk menghasilkan lulusan UGM yang berkualitas tinggi dan memiliki kepedulian untuk mengabdi pada kepentingan dan kemakmuran Bangsa diperlukan sumberdaya dan proses pembelajaran yang juga berkualitas tinggi.

Penerapan kebijakan subsidi silang biaya berkeadilan di UGM sejak tahun 2003 sudah memberikan hasil yang menggembirakan, yang terlihat pada meningkatnya jumlah penerima beasiswa dari waktu ke waktu, yaitu sebesar 7% dari total mahasiswa pada tahun 2003, menjadi 22,45% pada tahun 2007, dan 28% pada tahun 2011.

Biaya pendidikan yang menjadi tanggung jawab mahasiswa baru tahun akademik 2012/2013, sebagaimana yang sudah berlaku sejak tahun 2004, terdiri atas 3 (tiga) komponen berikut ini.

1. Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) : Rp. 500.000,00/semester
2. Biaya Operasional Pendidikan (BOP):
  • Program studi kelompok eksakta dan ilmu kesehatan : Rp. 75.000,00/sks/semester
  • Program studi kelompok non-eksakta : Rp. 60.000,00/sks/semester
3.

Sumbangan Peningkatan Mutu Akademik (SPMA) :
SPMA merupakan sumbangan wajib dan dibayarkan satu kali pada waktu mahasiswa masuk. Besaran SPMA disesuaikan dengan kebutuhan Fakultas/Program Studi masing-masing dan ditentukan berdasarkan kemampuan ekonomi orang tua mahasiswa

 

Uang kuliah yang diberlakukan untuk mahasiswa tahun ajaran 2013/2014 adalah menggunakan sistem UKT

Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 55 Tahun 2013 tentang Biaya Kuliah Tunggal dan Uang Kuliah Tunggal pada Perguruan Tinggi Negeri di Lingkungan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, besaran uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa Universitas Gadjah Mada adalah sebagai berikut : download uang kuliah tunggal

Kategori kelompok Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi tiap mahasiswa ditentukan berdasarkan jumlah total penghasilan kotor ayah ditambah penghasilan kotor ibu, dengan kriteria sebagai berikut:

KelompokKriteria penghasilan
UKT 0 Peserta Bidikmisi
UKT 1 Penghasilan ≤ 500.000
UKT 2 500.000 < Penghasilan ≤ 2.000.000
UKT 3 2.000.000 < Penghasilan ≤ 3.500.000
UKT 4 3.500.000 < Penghasilan ≤ 5.000.000
UKT 5 Penghasilan > 5.000.000

 

Untuk meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat, UGM terus mengupayakan dukungan biaya pendidikan melalui program beasiswa. Mahasiswa UGM patut bangga dan berbahagia karena Universitas-nya dipandang sebagai lembaga yang kredibel sebagai pengelola beasiswa sehingga saat ini tak kurang dari 60 lembaga pemberi beasiswa telah menjalin kerjasama dengan UGM. Dana beasiswa yang dikelola berjumlah 61 miliar rupiah, berasal dari pemerintah, lembaga mitra, dan dana UGM sendiri. Dari dana yang dikelola tersebut, pada tahun 2012 43% mahasiswa UGM menerima beasiswa untuk meringankan beban biaya pendidikannya.