Contact Us
Webmail
Publikasi Media
Direktori Bahasa Indonesia
English

Tinggi Peminat, Sekolah Vokasi Buka Empat Prodi Baru

Kategori :

YOGYAKARTA – Sekolah Vokasi (SV) UGM berencana akan membuka empat prodi baru, keempat prodi tersebut adalah D4 Teknik Informatika, D4 Teknik Pengelolaan dan Pemeliharaan Infrastruktur Sipil, D4 Teknik Alat Berat dan D4 Manajemen Perbankan Mikro. Dengan demikian SV UGM memiliki 23 prodi D3 dan 5 prodi D4, dari sebelumnya hanya memiliki satu prodi D4, yakni D4 Kebidanan. “Proposal sudah disusun dan akan diajukan ke Senat Akademik,” kata Direktur SV UGM, Ir. Hotma Prawoto, MT., kepada wartawan, ditemui di kantor pusat Sekolah Vokasi, Senin (10/12). Didampingi Wakil Direktur Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Wikan Sakarinto, ST, M.Sc., dan Wakil Direktur Penelitian, Pengabdian Masyarakat dan Kerjasama, Maun Budiyanto, ST.,MT.

Hotma menjelaskan penambahan empat prodi baru ini murni atas permintaan pasar tingginya perusahaan yang membutuhkan lulusan dari empat prodi D4 tersebut. “Prodi dibuka atas permintaan pasar. Kebetulan kita siap,” kata Hotma.

Bahkan belum lama ini, tambah Hotma, Sekolah Vokasi juga mendapat permintaan dari DIKTI untuk segera membuka prodi S2-Terapan di bidang Energi Terbarukan dan Teknologi untuk Pengebangan Berkelanjutan. “Prodi ini multi-keilmuan. Secepatnya kita akan membuka prodi ini, kurikulumnya sedang kita godok,” katanya.

Permintaan perusahaan terhadap lulusan Diploma UGM menurut Hotma cukup besar. Hal itu terbukti banyaknya perusahaan yang merekrut langsung lulusan SV UGM, namun terbatasnya jumlah lulusan sehingga tidak bisa memenuhi kebutuhan perusahaan. “Serapan lulusan D3 sangat besar. Banyak perusahaan yang datang ke sini kecewa karena tidak mendapatkan lulusan yang mereka butuhkan,” katanya.

Sampai saat ini SV UGM mengelola 24 prodi dengan 6.700 mahasiswa. Masing-masing prodi menampung sekitar 60 mahasiswa setiap tahunnya. Untuk untuk meningkatkan kualitas mutu lulusan sekolah vokasi, Dr. Wikan Sakarinto, ST, M.Sc., mengatakan tahun 2013 SV UGM telah menganggarkan dana Rp 11 Milyar untuk pembangunan fasilitas laboratorium serta perbaikan fasilitas fisik. Kebijakan tersebut dilakuklan sejalan dengan perhatian pemerintah yang akan mendirikan 100 politeknik baru tahun 2013. “Perkembangan dunia kerja ditangkap pemerintah dengan memberikan perhatian yang besar kepada pendidikan vokasi,” ujarnya.

Dia menegaskan, SV UGM juga akan melakukan perbaikan gedung eks UPT Perpustakaan UGM sekip saat ini yang sedang direhab untuk dijadikan ruang kelas, perpustakaan terpadu SV UGM, dan ruang laboratorium. Beberapa kerjasama mitra antar sekolah vokasi luar negeri, politeknik Akashi, Jepang dan politeknik Pforzheim ,Jerman, sudah dibangun sehingga memungkinkan adanya program pertukaran mahasiswa dan staf pengajar. (Humas UGM/Gusti Grehenson)