Rilis
Tingkatkan Keamanan Sistem TI, UGM Gandeng Kaspersky Lab.
Menyadari pentingnya keamanan sistem teknologi informasi (TI) dalam penggunaan komputer dan internet, UGM menggandeng Kaspersky Lab. untuk pengamanan desktop, server, mail server, dan gateway. Penandatangan kerja sama dilakukan oleh Sekretaris Eksekutif UGM, Drs. Djoko Moerdiyanto, M.A. dan CEO Kaspersky Lab., Mr. Eugene Kaspersky, Sabtu (10/10), di Grha Sabha Pramana lantai 1.
Dalam sambutannya, Djoko Moerdiyanto menyampaikan pihaknya sengaja menggandeng Kaspersky Lab. untuk mendukung peningkatan keamanan sistem TI yang ada di UGM. Menurutnya, UGM sangat menyadari pentingnya mengantisipasi peningkatan risiko ancaman cyber crime pada penggunaan komputer dan internet. “Upaya pencegahan bahaya dan meminimalisir risiko merupakan tujuan dari kerja sama ini,” kata Moerdiyanto.
Dalam kesempatan tersebut, disampaikan pula kuliah umum oleh Eugene Kaspersky. Di hadapan 600 hadirin, Kaspersky berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang perusahaan miliknya, juga bagaimana menjalankan pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi TI.
Usai kuliah umum, acara dilanjutkan dengan pemberian donasi berbagai produk Kaspersky Lab. kepada UGM, meliputi Kaspersky Total Space Security (KTSS) yang merupakan solusi untuk perusahaan konsumen. Total lisensi yang diberikan kepada UGM berjumlah lebih dari 8.000 unit, dengan nominal sebesar 300 ribu dollar.
Kepada wartawan, Kaspersky mengatakan pemberian donasi ini bertujuan untuk menciptakan TI yang aman untuk pelajar, dosen, dan staf administrasi. “Saat ini tidak mungkin bagi pelajar untuk memajukan studi tanpa dukungan TI dan internet,” ujarnya.
Pendapat senada juga dikemukakan oleh Kepala Pusat Pelayanan Teknologi Informasi dan Komunikasi (PPTIK) UGM, Drs. Bambang Prastowo, M.Sc. Kerja sama ini memberikan manfaat bagi pengguna PC di lingkungan di UGM dalam menambah tingkat keamanan sistem. “Meski belum sepenuhnya memenuhi standar, adanya software tambahan ini untuk mengawal kejatahan crime dari luar, sistem yang aman,” tuturnya.
Diakui Bambang Prastowo, modus cyber crime tidak ubahnya seperti ilmu gendam yang digunakan untuk merugikan korbannya. Di dunia internet, modus adanya permintaan ID dan password sebagai salah satu ancaman yang perlu dihindari. “Penggendaman di internet melalui permintaan ID dan password, sesuatu yang perlu dihindari para user,” katanya. (Humas UGM/Gusti Grehenson)
- Shizuoka University Buka Kantor Cabang di UGM
- UGM Terima Kunjungan Walikota Boras, Swedia
- Nanomaterial Berlapis dan Berpori, Material Multifungsi
- UGM Dominasi Penghargaan Wirausaha Mandiri 2009
- Palestina Berencana Tingkatkan Pengiriman Mahasiswa ke UGM
- KP4 UGM Kembangkan Kebun Sakura
- UGM Distribusikan Bantuan 25 Kursi Roda untuk Sumbar
- UGM dan Vienna University of Technology Jalin Kerja Sama Bidang Pendidikan
- Dr. Dewi Haryani: Desentralisasi, Pintu Masuk Partisipasi Politik Perempuan
- Koin Peduli Kali Code
