Rilis
Universitas Malaya Kunjungi Bangunan Pusaka di DIY
Tanggal Posting 2011-01-21 09:54:36
YOGYAKARTA – Sebanyak 58 mahasiswa dari Universitas Malaya, Malaysia, bersama dengan puluhan mahasiswa Arsitektur dan Geografi UGM melakukan studi lapangan tentang model konservasi dan preservasi pariwisata pusaka di DIY dan Jateng. Mereka mengunjungi Candi Prambanan, Borobudur, kawasan Kotagede, Keraton, Malioboro, dan Mesjid Besar Kauman, serta Benteng Vredeburg.
"Selama satu minggu, mereka mengunjungi semua bangunan pusaka. Dari kunjungan ini, mereka akan menyampaikan hasil laporannya terkait bidang preservasi dan konservasi," kata Ketua Program Studi Magister Doktor Kajian Pariwisata UGM, Dr. M. Baiquni, M.A., Jumat (21/1).
Mahasiswa Malaya akan menyampaikan berbagai penelitian tentang kegiatan preservasi dan konservasi yang dilakukan di DIY terhadap berbagai bangunan pusaka. "Mahasiswa Malaya akan memaparkan hasil observasi mereka tentang bangunan Candi Prambanan, Borobudur, dan Keraton, lalu membandingkannya terhadap bangunan pusaka yang ada di Malaysia," terangnya.
Baiquni menjelaskan kegiatan studi banding ini merupakan salah satu bentuk hasil kerja sama UGM dan Universitas Malaya. Kerja sama berupa pertukaran mahasiswa dan dosen antarkedua perguruan tinggi.
Sementara itu, perwakilan staf pengajar Universitas Malaya, Dr. Umi Kalsum, menjelaskan mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini merupakan mahasiswa Program Studi Juru Ukur Bahan (teknik sipil). Mereka akan melakukan observasi tingkat kerusakan, desain arsitektur, terhadap bangunan pusaka yang telah dikonservasi. "Memahami kerja konservasi, cara pengerjaannya, dan mereka melaporkan bahan-bahan apa yang dibutuhkan," katanya.
Selain memahami kerja konservsi, menurut Umi Kalsum, para mahasiswa diharuskan melakukan dokumentasi untuk kerja konservasi, dan menghitung segala kuantitas bahan yang dibutuhkan untuk memudahkan kontraktor dalam pengerjaannya.
Setelah mengunjungi bangunan pusaka, mahasiswa Malaya akan menutup kegiatan ini dengan melakukan kunjungan lapangan ke daerah-daerah yang mengalami kerusakan akibat dampak erupsi Merapi. (Humas UGM/Gusti Grehenson)
- 11 Mahasiswa Universitas Malaya Ikuti Outbond Program
- Jogja Heritage Society Siapkan Konsep Taman Pendidikan Merapi
- Pemerintah Sosialisasikan P3KP
- Empat Wujud Pusaka Saujana Borobudur
- UGM Menjalin Kerja Sama Dengan UTM
- BEM Fakultas Geografi UGM dan Persatuan Geografi University Malaya Adakan Seminar Bersama
- PUSTAKAWAN UNIVERSITI MALAYA BERKUNJUNG KE UGM
- Addie MS Bintang Tamu Konser Orkestra UGM
- Perihal Budaya Terjadi Gap Antar Generasi
- Penyelenggara Negara Cenderung Abaikan Moral dan Etika Politik
- Kebutuhan Terhadap Multilateralisme Kian Mendesak
- Raih Doktor Usai Teliti Instabilitas Ekspor
- UGM Kembangkan Gama Jagung Manis Hibrida
- Pembangunan Museum UGM Memasuki Tahap Awal
- Pendidikan Mestinya Melahirkan Manusia Budaya Indonesia
- UGM Bantu Pengembangan Ekowisata Pulau Maratua
- Mahasiswa UGM Ikuti JENESYS 2.0 ASEAN Economic Community 2013 di Jepang
