Rilis
FIELD LABORATORY, INOVASI PEMBELAJARAN TINGKATKAN KUALITAS LULUSAN
Tanggal Posting 2005-01-15 09:47:28Saat ini paling tidak telah ada tiga unit field laboratory yang menjadi link kerjasama bagi Fakulas Peternakan UGM. Field laboratory untuk dataran tinggi terletak di daerah Gunung Kidul. Di tempat ini, Dr. Kustantinah dan Prof. Ristianto Utomo secara aktif dan intensif melakukan pengelolaan petani dan kelompok tani, termasuk kerjasama untuk menjadikan tempat ini sebagai field laboratory. Saat ini telah diluluskan beberapa mahasiswa baik S1 maupun S2 dari daerah tersebut. Hal tersebut diungkapkan Dr. Ir. Ali Agus, DAA, DEA Wakil Dekan III Fakultas Peternakan UGM Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama dalam release yang disampaikan ke Humas UGM (14/01/05).
“Untuk pengembangan field laboratory Gunung Kidul Fakultas Peternakan bekerjasama dengan Aberdeen University, dan MLURI Institute, Scotland, UK melalui Prof. ER. Orskov. Dr. Kustantinah bersama dengan Dr. Ir. Hari Hartadi dan Prof. Dr. Soemitro Padmowijoto mencoba mengembangkan program yang sama di daerah lain yaitu di pegunungan Menoreh di Kulon Progo,” katanya.
Menurutnya, Field laboratory untuk daerah pesisir adalah di pesisir selatan Kulon Progo. Daerah ini, menurut Dr. Ali Agus, penuh dengan teka-teki dan saat ini sedang dipelajari. Tiga orang dosen peneliti yaitu Dr. Ir. Ali Agus, Prof. Dr. Soemitro Padmowijoto dan Bambang Suwignyo, S.Pt, MP, ketiganya aktif melakukan pengembangan areal ini dengan pengembangan konsep integrated farming system (agroforestry). Pengembangan kawasan ini atas kerjasama dengan LSM Yaperindo. “Selain sebagai lahan penelitian areal ini juga sering dimanfaatkan untuk praktikum lapangan oleh mahasiswa. Melalui praktikum lapangan ini diharapkan mahasiswa lebih dekat mengenal obyek dan subyek yang selama ini mereka pelajari baik melalui pustaka maupun kuliah,” ungkapnya.
Dr. Ali Agus menambahkan, pola kerjasama seperti ini akan terus dikembangkan sampai pada tingkat membangun link untuk career development. Selain tempat praktikum dana penelitian lapangan, maka masih belum lengkap kalau belum ada tempat magang bagi mahasiswa. “Kerjasama dengan instansi, LSM, maupun perusahaan swasta untuk dijadikan sebagai tempat magang akan sangat positif terutama sebagai upaya untuk memperpendek waiting list dan meningkatkan relevansi pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas lulusan,” tegasnya.
(Humas UGM)
- Dukung Metode PBR, Fakultas Peternakan Kembangkan Field Laboratory
- PENINGKATAN KUALITAS LULUSAN ALA SP4 JURUSAN NMT
- DPPM UPAYA TINGKATKAN KUALITAS PUBLIK
- Tingkatkan Kompetensi Lulusan, FH UGM Dirikan Unit Layanan Law Career Development Center
- FKG Upayakan Transformasi Akademik Berbasis TI
- Mahasiswa UGM Berhasil Kembangkan Inovasi Pembelajaran Mobile
- Levers of Control Efektif Tingkatkan Inovasi dan Kinerja Perusahaan
- Addie MS Bintang Tamu Konser Orkestra UGM
- Perihal Budaya Terjadi Gap Antar Generasi
- Penyelenggara Negara Cenderung Abaikan Moral dan Etika Politik
- Kebutuhan Terhadap Multilateralisme Kian Mendesak
- Raih Doktor Usai Teliti Instabilitas Ekspor
- UGM Kembangkan Gama Jagung Manis Hibrida
- Pembangunan Museum UGM Memasuki Tahap Awal
- Pendidikan Mestinya Melahirkan Manusia Budaya Indonesia
- UGM Bantu Pengembangan Ekowisata Pulau Maratua
- Mahasiswa UGM Ikuti JENESYS 2.0 ASEAN Economic Community 2013 di Jepang
